Benarkah Iran Bikin Senjata Nuklir? Ini Jawaban Terbaru Bos IAEA

Anton Suhartono
Bos IAEA Rafael Grossi menegaskan tak ada indikasi Iran mengembangkan senjata nuklir sebelum serangan Israel dan AS (Foto: AP)

"Namu ada beberapa hal yang tidak mereka jelaskan kepada kami," katanya.

Grossi menyebutkan terkait jumlah sentrifus, mesin pemutar untuk memperkaya uranium, serta jumlah materialnya.

Hal lain adalah kemungkinan Iran memiliki fasilitas nuklir atau pengayaan uranium lainnya, namun tidak melaporkan.

"Yang saya khawatirkan adalah ada hal-hal lain yang belum jelas. Misalnya, kami telah menemukan jejak uranium di beberapa tempat di Iran, bukan fasilitas yang dinyatakan secara normal. Dan kami mempertanyakan selama bertahun-tahun, mengapa kami menemukan jejak uranium yang diperkaya ini di tempat x, y, atau z? Sementara kami sama sekali tidak mendapatkan jawaban yang kredibel," tuturnya.

Komunitas intelijen AS dan sumber pejabat Israel menyatakan, Iran mungkin sudah memindahkan uraniumnya ke lokasi lain sebelum serangan AS. Namun Presiden Donald Trump bersikeras membantahnya dengan alasan tidak mungkin.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

57 tahun lalu

Trump Klaim Iran Setuju Fasilitas Nuklirnya Diperiksa

57 tahun lalu

Heboh! Mobil Bermesin Pesawat Bom Nuklir Nyaris Dilelang, Tenaganya Tembus 6.930 Tenaga kuda

57 tahun lalu

Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal