Burundi, lanjut dia, saat ini mengalami lonjakan kasus mpox.
"Saya khawatir dengan jumlahnya. Jika terus bertambah, kami tidak akan mampu menanganinya," tuturnya.
Liliane Nkengurutse, direktur nasional Pusat Operasi Darurat Kesehatan Masyarakat Burundi, juga megungkapkan kekhawatirannya untuk hari-hari mendatang.
“Ini tantangan nyata. Fakta bahwa diagnosis hanya dilakukan di satu tempat menunda pendeteksian kasus baru," katanya.
"Dan butuh waktu lebih lama untuk merilis hasil uji. Kami butuh sekitar 14 juta (dolar AS) untuk setidaknya meningkatkan respons ke level berikutnya," katanya.