Banyak Negara Minta Warganya Segera Tinggalkan Ukraina, China malah Santai

Anton Suhartono
Wang Wenbin (Foto: Reuters)

Lebih lanjut Blinken menegaskan, jalur diplomasi untuk meredakan ketegangan terkait krisis Rusia-Ukraina tetap terbuka. Rusia didesak untuk menurunkan eskalasi di perbatasan. 

Gambar satelit menunjukkan Rusia menambah kekuatan  di perbatasan Ukraina di samping sekitar 100.000 kekuatan yang sudah disiagakan di bagian perbatasan lainnnya. 

"Jangan bepergian ke Ukraina karena meningkatnya ancaman aksi militer Rusia dan Covid-19. Mereka yang berada di Ukraina harus pergi sekarang melalui sarana umum atau pribadi," bunyi pernyataan Departemen Luar Negeri AS. 

Rusia membantah rencana untuk menyerang Ukraina, namun mendesak AS dan sekutunya untuk berjanji tidak akan menerima Ukraina sebagai anggota NATO, tidak mengerahkan persenjataan, dan membatalkan pengerahan kekuatan militer ke Eropa Timur. Namun, permintaan itu ditolak oleh AS dan NATO.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menkeu Purbaya bakal Kunjungi China Pekan Depan, Bahas Apa?

57 tahun lalu

China akan Bangun Pusat Padi di Papua, Tingkatkan Produksi Beras

57 tahun lalu

Surplus Produksi, Ceker Ayam RI Siap Diekspor ke China

57 tahun lalu

China Lirik Proyek Penyimpanan Listrik PLTS 100 GW Milik RI 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal