Bantu Identifikasi Pelaku Bom Gereja, RI Kirim Petugas ke Filipina

Anton Suhartono
Antara
Presiden Rodrigo Duterte (depan, 3 dari kanan) meninjau gereja di Jolo (Foto: AFP)

JAKARTA, iNews.id - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) akan mengirim petugas ke Filipina untuk membantu identifikasi pelaku pengeboman gereja di Jolo, Provinsi Sulu, pada Minggu (27/1/2019).

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Filipina Eduardo Ano menyebut pelaku bom bunuh diri merupakan pasutri warga Indonesia. Hal ini dipertegas dengan pernyataan Kepala Kepolisian Nasional Filipina Oscar Albayalde yang menyebut pelaku pria biasa disebut dengan Abu Hud.

"BNPT dan Kemenlu sedang melakukan penjajakan dan memastikan, bahkan kita akan mengirim orang ke sana untuk memastikan ini (pelaku)," kata Wiranto, Senin (4/2/2019).

Menurut dia, pernyataan Mendagri Ano soal keterlibatan WNI masih sepihak. Pemerintah Indonesia belum diberi tahu sebelumnya.

"Saya sampaikan bahwa itu kan berita sepihak. BNPT dan Kemlu sudah melakukan pengecekan dan koordinasi yang saat ini belum selesai," katanya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kapal Kargo Golden Star 1 Berawak 9 WNI Tenggelam di Selat Singapura, 107 Kontainer Hanyut

57 tahun lalu

Kemenkum Terima 335 Permohonan Naturalisasi, 717 Orang Berkewarganegaraan Ganda Ajukan Jadi WNI

57 tahun lalu

8.000 Orang Ingin Cabut Status WNI, Kemenkum Ungkap Rata-Rata Alasannya

57 tahun lalu

Kemendikti Segera Koordinasi dengan Aparat Hukum soal Pemalsuan Riset, Harap Pelaku Ditindak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal