Banjir Terburuk dalam Beberapa Dekade Landa Pakistan, Ratusan Pasien Padati Rumah Sakit 

Umaya Khusniah
Naveed Ahmed tengah memeriksa pasien korban banjir. (Foto: Reuters)

"Saya berharap orang-orang yang terlantar akibat banjir dapat kembali ke rumah mereka sebelum musim dingin; (jika tidak) mereka akan terkena penyakit pernapasan dan pneumonia jika tinggal di tenda," katanya.

Ratusan ribu orang Pakistan yang meninggalkan rumah akibat banjir, terpaksa tinggal di kamp-kamp pemerintah atau di tempat terbuka.

Di beberapa tempat, genangan air banjir mungkin membutuhkan waktu 2-6 bulan untuk surut. Akibatnya, penyakit seperti infeksi kulit dan mata, diare, malaria, tipus dan demam berdarah terus meluas.

Krisis yang terjadi di Pakistan berada dalam situasi yang sangat buruk. Adanya krisis ekonomi yang ditopang oleh pinjaman dari Dana Moneter Internasional, negara ini tidak memiliki sumber daya untuk mengatasi dampak jangka panjang dari banjir.

Hampir 1.700 orang tewas dalam banjir yang disebabkan oleh hujan lebat dan gletser yang mencair. Pakistan memperkirakan biaya kerusakan mencapai 30 miliar dolar AS. Pemerintah serta PBB menyalahkan bencana tersebut pada perubahan iklim.

"Lebih dari 340 orang telah meninggal karena penyakit yang disebabkan oleh banjir," kata pihak berwenang.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
10 hari lalu

Hilang Kontak! Puing-Puing Pesawat K2 Airways Ditemukan di Laut Arab, Seluruh Kru Hilang

11 hari lalu

Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak di Laut Arab, Diduga Jatuh

12 hari lalu

Keren! China Bikin Satelit Tangani Gempa hingga Banjir

16 hari lalu

Bus Penuh Penumpang Ngebut Masuk Jurang, 40 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal