Bangkai Kapal Selam AS yang Ditenggelamkan Jepang di Selat Malaka Ditemukan

Anton Suhartono
USS Grenadier (Foto: Angkatan Laut AS/The New York Times)

Berdasarkan catatan Naval History and Heritage Command, USS Grenadier memiliki panjang lebih dari 90 meter dan berat 1.475 ton.

Pejabat bagian arkeologi bawah laut Naval History and Heritage Command, Robert Neyland, mengatakan, tim penyelam meminta bantuan verifikasi oleh lembaganya. Pemeriksaan memakan waktu beberapa bulan.

"Mengonfirmasi identitas setiap penemuan potensial, seperti dalam kasus USS Grenadier, merupakan proses yang berat diberikan oleh Angkatan Laut AS. Ini bukan hanya memberikan perlindungan hukum terhadap temuan tersebut melalui Sunken Military Craft Act, tapi undang-undang tersebut juga dapat memberikan kepastian kepada keluarga para pelaut yang hilang dalam menjalankan tugas," kata Neyland.

Seorang kru USS Grenadier Robert Palmer, dalam tulisannya The Silent Service in World War II, mengungkap pada 22 April 1943 pagi, kru menembaki sebuah pesawat Jepang yang menjatuhkan bom di dekatnya. Bom Jepang menyebabkan kapal selam tenggelam.

Namun sekuruh kru yakni 76 tentara AL AS selamat meski mereka ditangkap oleh kapal bersenjata Jepang.

Dalam penahanan, mereka mengalami penyiksaan, menyebabkan empat di antaranya tewas.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jangan Lewatkan! Besok Ada Resepsi Orang Utan Kalimantan di Tobe Zoo Jepang

57 tahun lalu

Viral KBRI Tokyo Umumkan Resepsi Pernikahan Orang Utan Kalimantan di Tobe Zoo Jepang

57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Trump Jagokan Wapres JD Vance-Menlu Rubio Maju Pilpres AS 2028: Mereka Tak Terkalahkan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal