Australia Sambut Gencatan Senjata tapi Kecam Ancaman Trump soal Hancurkan Peradaban Iran

Anton Suhartono
Anthony Albanese menyambut baik gencatan senjata AS-Iran, namun menyebut ancaman Donald Trump tidak pantas (Foto: AP)

Menteri Luar Negeri Penny Wong mengatakan kepada stasiun televisi ABC, turut mengecam pernyataan Trump.

“Saya rasa tidak ada yang boleh mengancam kehancuran sebuah peradaban,” ujarnya.

Australia, yang bergantung pada impor bahan bakar dan memiliki persediaan bensin sekitar 39 hari, telah terpukul keras oleh dampak global perang tersebut.

“Kerusakan yang terjadi pada ekonomi global, pada pasar energi global, berarti dunia memang membutuhkan gencatan senjata ini untuk bertahan,” kata Wong.

Ia juga menolak klaim pemerintah Israel bahwa gencatan senjata tidak berlaku untuk Lebanon. Israel melancarkan serangan ke Lebanon dalam beberapa pekan terakhir, menewaskan lebih dari 1.500 orang serta menyebabkan lebih dari 1 juta orang mengungsi.

“Dunia mengharapkan gencatan senjata berlaku untuk kawasan ini,” kata Wong.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kuwait Tegaskan Tak Izinkan Negara Mana pun Gunakan Wilayahnya Serang Iran

57 tahun lalu

Trump: Pemimpin Iran Mojtaba Terlibat Langsung dalam Perundingan Damai dengan AS

57 tahun lalu

Tekor! Bandara Israel Dikuasai Pesawat Militer AS akibat Perang, Kehilangan 18 Juta Penumpang

57 tahun lalu

Iran Bantah Serang Bandara Kuwait: Rudal Patriot AS yang Error, Hantam Terminal Penumpang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal