Australia Sambut Gencatan Senjata tapi Kecam Ancaman Trump soal Hancurkan Peradaban Iran

Anton Suhartono
Anthony Albanese menyambut baik gencatan senjata AS-Iran, namun menyebut ancaman Donald Trump tidak pantas (Foto: AP)

Australia, yang bergantung pada impor bahan bakar dan memiliki persediaan bensin sekitar 39 hari, telah terpukul keras oleh dampak global perang tersebut.

“Kerusakan yang terjadi pada ekonomi global, pada pasar energi global, berarti dunia memang membutuhkan gencatan senjata ini untuk bertahan,” kata Wong.

Ia juga menolak klaim pemerintah Israel bahwa gencatan senjata tidak berlaku untuk Lebanon. Israel melancarkan serangan ke Lebanon dalam beberapa pekan terakhir, menewaskan lebih dari 1.500 orang serta menyebabkan lebih dari 1 juta orang mengungsi.

“Dunia mengharapkan gencatan senjata berlaku untuk kawasan ini,” kata Wong.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Korban Tewas Serangan Brutal Israel ke Jadi 250 Orang, Hizbullah Janjikan Pembalasan

Nasional
4 jam lalu

Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran-AS, Dorong Akhiri Konflik Permanen

Internasional
4 jam lalu

Antara Gencatan Senjata dan Ilusi Perdamaian: Membaca Realitas Kesepakatan AS-Iran

Internasional
5 jam lalu

Iran Peringatkan Kapal-Kapal Lintasi Selat Hormuz: Banyak Ranjau!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal