Australia Sambut Gencatan Senjata tapi Kecam Ancaman Trump soal Hancurkan Peradaban Iran

Anton Suhartono
Anthony Albanese menyambut baik gencatan senjata AS-Iran, namun menyebut ancaman Donald Trump tidak pantas (Foto: AP)

SYDNEY, iNews.id - Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menyambut baik gencatan senjata Amerika Serikat (AS)-Iran selama 2 minggu. Namun dia juga menyebut ancaman Presiden AS Donald Trump sebelum gencatan senjata, yang akan menghancurkan infrastruktur sipil Iran, tidak pantas.

Beberapa jam sebelum mengumumkan gencatan senjata, Rabu (7/4/2026) malam waktu Washington DC, Trump juga mengancam akan melenyapkan peradaban Iran selamanya jika tak mau menyepakati perdamaian dan tak membuka Selat Hormuz.

"Saya rasa, tidak pantas seorang presiden Amerika Serikat menggunakan bahasa seperti itu. Saya kira (ancaman) itu menimbulkan kekhawatiran," kata Albanese, kepada Sky News Australia, dikutip Kamis (9/4/2026).

Albanese juga menyambut baik pengumuman gencatan senjata yang disampaikan Trump hanya 1 jam sebelum tenggat waktu Trump berakhir.

"Yang kita serukan adalah de-eskalasi, dan itulah yang telah terjadi, dan itu adalah hal yang baik," kata Albanese.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 jam lalu

Bunuh Tentara AS, Militer Iran Janjikan Serangan Lebih Dahsyat

7 jam lalu

AS Serang Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Iran, Teheran: Tindakan Biadab!

23 jam lalu

Legenda Spanyol Dicekal Masuk AS jelang Final Piala Dunia 2026, Minta Bantuan Trump

24 jam lalu

Balas Serangan, Iran Gempur Pangkalan AS dan Klaim Hancurkan Pusat AI Serta Depot Drone

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal