AS Uji Coba Rudal Penjelajah Baru Setelah Keluar dari INF, Ini Respons Rusia

Nathania Riris Michico
Foto AS menguji coba rudal jarak menengah setelah keluar dari INF. (FOTO: Scott Howe/DoD/AFP | US Department of Defense)

MOSKOW, iNews.id - Rusia menyatakan Amerika Serikat (AS) meningkatkan ketegangan militer dengan menguji coba rudal jarak menengah. AS menguji coba rudal penjelajah yang mampu mengenai target di udara dengan jarak lebih dari 500 kilometer pada Minggu (18/8/2019).

"Ini semua adalah penyebab penyesalan. AS jelas telah mengambil langkah menuju peningkatan ketegangan militer. Kami tidak akan bereaksi terhadap provokasi," kata Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov, kepada kantor berita negara TASS, Selasa (20/8/2019).

AS mengumumkan pada Senin (19/8/2019) bahwa mereka menguji coba jenis rudal yang yang dilarang di bawah perjanjian Nuklir Jarak Menengah (INF) 1987 dengan Uni Soviet.

Rudal diluncurkan dari Pulau San Nicolas yang dikontrol Angkatan Laut AS di lepas pantai California.

Peluncuran rudal itu menjadi pertanda bahwa AS meningkatkan kemampuannya setelah berakhirnya INF pada 2 Agustus.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Mengenal Perjanjian Nuklir AS-Rusia New START yang Sudah Tak Berlaku

Internasional
2 hari lalu

Trump Tolak Tawaran Putin Perpanjang Kesepakatan Nuklir AS-Rusia New START

Internasional
3 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Internasional
3 hari lalu

Perjanjian Senjata Nuklir AS-Rusia New START Berakhir, Ini Kata Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal