AS Tambah Sanksi untuk Rusia Imbas Invasi ke Ukraina, Apa Saja?

Aditya Pratama
Presiden AS Joe Biden mengumumkan sanksi tambahan yang keras untuk Rusia imbas invasi habis-habisan ke Ukraina pada Kamis (24/2/2022). (Foto: Reuters)

Kemudan, menghentikan bantuan untuk membiayai dan menumbuhkan militer Rusia, mengganggu Rusia untuk bersaing dalam ekonomi abad ke-21, serta memberikan sanksi terhadap bank-bank Rusia yang bersama-sama memiliki aset sekitar 1 triliun dolar AS

Dalam kesempatan tersebut, Biden menyebut bahwa NATO akan bertemu pada hari Jumat untuk memetakan langkah-langkah lebih lanjut. Dia menegaskan kembali bahwa AS tidak akan terlibat dalam perang dengan Rusia, tetapi akan memenuhi komitmen Pasal 5 untuk membela mitra NATO.

Biden menyebut, invasi Rusia ke Ukraina merupakan momen berbahaya bagi seluruh Eropa, dan bahwa dia telah memberi wewenang kepada pasukan yang telah disiagakan untuk dikerahkan ke Jerman.

"Agresi Putin terhadap Ukraina pada akhirnya akan merugikan Rusia. Putin akan menjadi paria di panggung internasional," tuturnya.

Adapun pengumumannya mewakili tahap kedua sanksi besar terhadap Rusia sejak Putin mendeklarasikan dua wilayah Ukraina yang memisahkan diri dan mengirim pasukan ke sana pada awal pekan ini.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Serang Bandara Internasional Kuwait Sebabkan Korban, Penerbangan Dihentikan

57 tahun lalu

Meteor yang Tabrak Atmosfer Bumi Picu Dentuman dan "Gempa" di AS Ternyata Seukuran Gajah

57 tahun lalu

Trump Blak-blakan kepada Netanyahu: Semua Orang Benci Anda Sekarang!

57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal