AS Siapkan Sanksi untuk Belasan Pejabat China terkait Pengusiran Anggota Parlemen Hong Kong

Anton Suhartono
AS dilaporkan akan menjatuhkan sanksi kepada belasan pejabat China terkait pengusiran anggota parlemen Hong Kong (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) akan menjatuhkan sanksi baru kepada belasan pejabat China terkait Hong Kong. Mereka diduga berperan dalam pengusiran anggota parlemen dari kelompok pro-demokrasi Hong Kong.

Tiga orang sumber, termasuk seorang pejabat AS yang mengetahui perkembangan masalah ini, mengatakan kepada Reuters, sanksi tersebut kemungkinan akan disampaikan paling cepat pada Senin (7/12/2020) atau pekan ini.

Disebutkan, sanksi terbaru ini di antaranya menargetkan pejabat Partai Komunis China.

Departemen Luar Negeri AS maupun Gedung Putih belum memberikan komentar soal rencana sanksi tersebut.

Selain anggota partai komunis, para pejabat yang masuk dalam daftar adalah legislator atau anggota Kongres Rakyat Nasional. Mereka akan menjadi sasaran sanksi berupa pembekuan aset serta pembatasan transaksi keuangan.

Seorang sumber lainnya mengatakan, di antara orang yang dijatuhi sanksi ada pula pejabat Hong Kong. Namun para sumber tidak menyebutkan identitas serta posisi pejabat-pejabat tersebut. 

Pemerintah Hong Kong yang didukung China bulan lalu mengusir empat anggota partai oposisi dari badan legislatif. Pengusiran itu dilakukan setelah parlemen China memberi otoritas kepada pemerintah kota Hong Kong untuk mengekang perbedaan pendapat. 

Langkah tersebut memicu pengunduran diri massal anggota parlemen oposisi pro-demokrasi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

SPPG Mulai Operasi 31 Maret, Waka BGN Ancam Sanksi Mitra MBG yang Markup Harga

Nasional
3 hari lalu

Prabowo dan Menteri Keamanan China Bahas Peningkatan Kerja Sama Strategis Lewat BIN

Nasional
4 hari lalu

Prabowo Bertemu Menteri Keamanan Negara China di Istana, Bahas Geopolitik Dunia

Internasional
6 hari lalu

Kisah Haru 7 Anjing di China Kabur dari Pencuri, Pulang Bersama ke Pemiliknya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal