RIYADH, iNews.id – Arab Saudi memastikan keputusan Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) untuk memangkas produksi minyak sebesar 2 juta barel per hari murni karena ekonomi. Keputusan itu diambil dengan suara bulat oleh para anggotanya.
“Anggota OPEC+ bertindak secara bertanggung jawab dan mengambil keputusan yang tepat,” kata Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Faisal bin Farhan al-Saud, Selasa (11/10/2022), seperti dikutip Alarabiyah.
Dia menuturkan, OPEC tengah berusaha untuk menstabilkan pasar minyak. Faisal pun mencatat bahwa hubungan Arab Saudi dengan Amerika Serikat telah dilembagakan sejak kerajaan itu didirikan. Dia menambahkan, hubungan Riyadh dengan Washington DC bersifat strategis dan bertujuan untuk menjaga keamanan dan stabilitas di kawasan Timur Tengah.
Faisal juga menyatakan, kerja sama militer antara Riyadh dan Washington DC menguntungkan kedua negara.
Pekan lalu, OPEC+ mengumumkan bahwa mereka sepakat untuk memangkas produksi minyak sebesar 2 juta barel per hari mulai November. Organisasi itu akan mengambil tingkat produksi yang disepakati untuk Agustus lalu sebagai titik referensi.