AS Masukkan Puluhan Perusahaan China dalam Daftar Hitam, Termasuk Produsen Drone DJI

Anton Suhartono
Amerika Serikat memasukkan puluhan perusahaan China dalam daftar hitam perdagangan (Foto: Reuters)

Sejauh ini belum ada komentar dari SMIC, DJI, serta perusahaan lainnya.

Meski demikian beberapa anggota parlemen, pelaku industri, serta mantan pejabat mempertanyakan dampak dari tindakan ini terhadap SMIC. 

Umumnya, perusahaan yang terdaftar di entitas harus mengajukan permohonan lisensi dari Departemen Perdagangan saat meminta izin menerima barang dari pemasok AS.

Dengan sanksi ini, SMIC akan sangat sulit mendapat lisensi untuk mengimpor peralatan pendukung pembuatan chip dari perusahaan teknologi AS.

Sebelumnya Kementerian Luar Negeri China menyatakan daftar hitam ini menjadi bukti penindasan AS terhadap perusahaan di negaranya.  China akan mengambil tindakan yang diperlukan untuk melindungi hak-hak mereka.

"Kami mendesak AS untuk menghentikan perilaku menindas yang keliru dan tidak beralasan terhadap perusahaan asing," kata Juru Bicara Kemlu Wang Wenbin.

Departemen Perdagangan AS merilis daftar 77 perusahaan dan afiliasi ke daftar entitas, sebanyak 60 di antaranya perusahaan China.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Ulang Tahun Ke-80, Dimeriahkan dengan Laga UFC di Gedung Putih

57 tahun lalu

Jet Tempur F/A-18 Hornet AS Tabrak Gunung, Picu Kebakaran Hutan

57 tahun lalu

Jet Tempur F-16 AS Tembak Benda Dikira UFO Pakai Rudal Rp9 Miliar, Ternyata Balon Pramuka

57 tahun lalu

Nah, Tak Ada Agenda Trump Teken Kesepakatan Damai dengan Iran Hari Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal