AS Masukkan Hizbullah ke Kelompok Kejahatan Terorganisir Transnasional

Nathania Riris Michico
Para pendukung Hizbullah di Lebanon. (Foto: AFP / Mahmoud Zayyat)

Penyelidikan terhadap kelompok-kelompok itu akan dilakukan oleh satuan tugas khusus yang baru.

"Sebuah tim khusus perdagangan narkotika internasional yang berpengalaman, terorisme, kejahatan terorganisasi, dan jaksa pencucian uang akan menyelidiki individu dan jaringan yang memberikan dukungan kepada Hizbullah," kata Sessions, seperti dilaporkan Reuters, Selasa (16/10/2018).

"Dengan adanya gugus tugas baru ini, upaya kami akan lebih tepat sasaran dan lebih efektif dari sebelumnya,” ujar Sessions.

Lima organisasi itu, kata dia, dikenali oleh FBI, DEA, Kejahatan Terorganisir dan Satuan Tugas Pemberantasan Narkoba (OCDETF), sera divisi kriminal Kementerian Kehakiman AS.

Sebagian besar aktif di Lebanon, Hizbullah adalah kelompok dari negara asing dalam daftar hitam Jaksa Agung, yang fokus kepada kelompok yang memiliki hubungan dengan Amerika Latin.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Israel Acuhkan AS Lagi, Bombardir Lebanon Tewaskan 5 Orang Usai Pengumuman Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Batalyon Keji Israel Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab Bernasib Buruk, 4 Komandan Tewas dan Luka

57 tahun lalu

Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal