“Ini adalah ancaman militer paling signifikan dalam 100 tahun terakhir,” ujarnya lagi.
Padrino menambahkan, Venezuela tetap menginginkan perdamaian dan stabilitas, namun tidak akan membiarkan intervensi asing mengancam kedaulatan nasional.
Dunia Internasional Peringatkan AS
Sejumlah pejabat PBB dan pakar hukum internasional mengecam langkah AS tersebut. Mereka menyebut tindakan Washington melanggar hukum internasional dan berpotensi memicu konflik terbuka di kawasan Amerika Latin.
“Serangan tanpa dasar terhadap kapal atau wilayah negara lain adalah pelanggaran terhadap Piagam PBB,” tulis seorang pejabat PBB yang menolak disebut namanya.
Langkah AS ini juga dianggap mencerminkan kebijakan luar negeri Donald Trump yang semakin agresif, terutama di tahun-tahun akhir masa jabatannya, dengan menjadikan Venezuela sebagai target tekanan militer dan politik.