CIA Diberi Izin Operasi di Venezuela
Ketegangan meningkat setelah Presiden Donald Trump memberi wewenang kepada CIA untuk melakukan operasi rahasia di wilayah Venezuela.
Trump menuduh pemerintahan Presiden Nicolas Maduro berkoordinasi dengan kelompok kriminal internasional dan menyelundupkan narkoba ke AS, tuduhan yang disebut para pengamat sebagai tidak berdasar dan bermuatan politik.
Padahal, laporan intelijen AS menunjukkan bahwa Venezuela bukan pemain utama dalam jaringan perdagangan narkoba global. Sejumlah pakar menilai tuduhan tersebut hanyalah dalih bagi Washington untuk memperluas operasi militernya di Amerika Latin.
Venezuela Tidak Akan Jadi Boneka AS
Menanggapi langkah AS, Menteri Luar Negeri Venezuela Vladimir Padrino menegaskan negaranya tidak akan tunduk pada tekanan militer AS. Venezuela siap menghadapi segala kemungkinan jika serangan benar-benar dilakukan.
“Tafsirkan sesuka Anda. Angkatan Bersenjata Venezuela tidak akan mengizinkan pemerintahan di sini yang tunduk pada kepentingan Amerika Serikat,” katanya.