AS Janji Ubah Hubungan dengan Iran secara Drastis, jika...

Anton Suhartono
Amerika Serikat berjanji akan mengubah hubungan dengan Iran secara drastis (Foto: AI)

Vance mengungkapkan terdapat kemajuan signifikan dalam perundingan antara AS dan Iran yang berlangsung di Burgenstock, Swiss. Delegasi kedua negara bertemu untuk melanjutkan negosiasi setelah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) perjanjian damai pada Rabu pekan lalu.

"Kita telah mencapai kemajuan besar hanya dalam beberapa jam terakhir, dan saya berharap akan ada kemajuan tambahan," kata Vance, dikutip dari Anadolu, Senin (22/6/2026).

Vance memimpin delegasi AS yang didampingi utusan khusus Presiden Donald Trump, Steve Witkoff, serta penasihat Gedung Putih Jared Kushner. Sementara delegasi Iran dipimpin Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi bersama Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf.

Perundingan tersebut dimediasi Pakistan dan Qatar. Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif bersama Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani membuka pembicaraan yang bertujuan mengimplementasikan MoU perjanjian damai yang ditandatangani pada 17 Juni.

Vance menyebut pertemuan di Swiss sebagai momen bersejarah karena untuk pertama kalinya pejabat tinggi AS dan Iran bertemu di luar Pakistan dalam rangka membahas implementasi kesepakatan damai. Sebelumnya, perundingan di Islamabad belum berhasil menghasilkan kesepakatan.

Dia juga menegaskan Presiden Donald Trump berkomitmen mendorong terwujudnya gencatan senjata penuh di Timur Tengah.

“Kami menemukan mitra yang hebat dalam bekerja sama dengan Qatar, Pakistan, serta teman-teman kami di Israel. Kita semua bekerja menuju perdamaian regional," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.843 per Dolar AS

57 tahun lalu

Mengejutkan! 92% Warga Israel Yakin Negaranya Kalah Perang Lawan Iran

57 tahun lalu

Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS

57 tahun lalu

PM Inggris Keir Starmer Diisukan Akan Mundur, Ini Kata Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal