Negosiasi perdamaian AS dan Iran sedang terhenti, meski seorang menteri Pakistan, negara mediator perundingan damai, berkunjung ke Teheran membawa surat untuk Mojtaba.
Ancaman perampasan aset-aset Iran bisa menimbulkan gangguan baru terhadap proses gencatan senjata yang berlaku sejak 8 April lalu. Penghentian serangan itu kembali diuji pada akhir pekan ini dengan serangan yang dilakukan oleh AS dan Iran.
Pasukan AS menyerang fasilitas radar pantai Iran di Goruk dan Pulau Qeshm, keduanya di Selat Hormuz.
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) melakukan serangan balasa terhadap pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain. Militer Kuwait mengeklaim menembak jatuh tujuh rudal balistik yang melintasi daerah pemukiman, mengakibatkan kerusakan material namun tidak ada korban jiwa.
Di Bahrain, sirene peringatan serangan udara diaktifkan dan warga didesak untuk mencari perlindungan.