AS Akan Gunakan Aset-Aset Iran yang Dibekukan di Luar Negeri untuk Biayai Kerugian Perang?

Anton Suhartono
Pemerintah AS dilaporkan akan menggunakan aset-aset Iran yang dibekukan di luar negeri untuk mengganti kerugian yang diderita negara-negara Arab (Foto: AI)

Negosiasi perdamaian AS dan Iran sedang terhenti, meski seorang menteri Pakistan, negara mediator perundingan damai, berkunjung ke Teheran membawa surat untuk Mojtaba.

Ancaman perampasan aset-aset Iran bisa menimbulkan gangguan baru terhadap proses gencatan senjata yang berlaku sejak 8 April lalu. Penghentian serangan itu kembali diuji pada akhir pekan ini dengan serangan yang dilakukan oleh AS dan Iran.

Pasukan AS menyerang fasilitas radar pantai Iran di Goruk dan Pulau Qeshm, keduanya di Selat Hormuz.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) melakukan serangan balasa terhadap pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain. Militer Kuwait mengeklaim menembak jatuh tujuh rudal balistik yang melintasi daerah pemukiman, mengakibatkan kerusakan material namun tidak ada korban jiwa.

Di Bahrain, sirene peringatan serangan udara diaktifkan dan warga didesak untuk mencari perlindungan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Naikkan Level Ancaman Mata-Mata Israel dari Tinggi Menjadi Kritis, Ini Pemicunya

57 tahun lalu

Heboh! Israel Diduga Mata-matai Pejabat AS terkait Perang Iran

57 tahun lalu

Panas! Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Arab soal Serangan AS

57 tahun lalu

Trump: Jika Bukan karena Saya, Israel Sudah Tak Ada saat Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal