WASHINGTON, iNews.id - Pemerintah Amerika Serikat (AS) dilaporkan akan menggunakan aset-aset Iran yang dibekukan di luar negeri untuk mengganti kerugian yang diderita negara-negara Teluk. Iran melancarkan serangan terhadap pangkalan-pangkalan AS di negara-negara Arab serta fasilitas lain yang terkait.
Seorang sumber pejabat AS yang mengetahui rencana tersebut mengatakan kepada Reuters, Menteri Keuangan Scott Bessent telah mengarahkan tim untuk menghitung kerugian yang diderita negara-negara Arab maupun negara sekutu lainnya akibat serangan Iran.
Kabar itu diungkap sehari setelah Iran melancarkan serangan ke Kuwait dan Bahrain untuk membalas gempuran udara AS pada Sabtu.
Mohsen Rezaei, penasihat Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei, sebelumnya mengatakan kepada CNN, negaranya bersedia menandatangani kesepakatan damai dengan AS jika aset-asetnya yang dibekukan di luar negeri dilepas.
Sumber pejabat itu tidak menjelaskan secara rinci jenis aset apa yang sedang diperiksa oleh Departemen Keuangan.