Amerika Akan Ambil Alih Pemerintahan Venezuela setelah Menangkap Presiden Maduro

Anton Suhartono
Donald Trump mengatakan Amerika Serikat akan mengambil alin pemerintahan Venezuela setelah menangkap Presisen Nicolas Maduro (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) akan mengambil alin pemerintahan Venezuela setelah menangkap Presisen Nicolas Maduro. Pernyataan tersebut disampaikan langsung Presiden Donald Trump dalam konferensi pers di Mar-a-Lago, Florida, Sabtu (3/1/2026).

Militer AS menggelar serangan besar-besaran ke Kota Karakas, Venezuela, pada Sabtu dini hari. Serangan terhadap beberapa lokasi, termasuk bandara dan pelabuhan itu, mengguncang seluruh kota, memicu kepanikan warga karena mengubah langit gelap malam menjadi terang benderang.

Trump mengatakan, AS akan menjalankan roda pemerintahan Venezuela sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

Namun dia mengindikasikan, pemerintahan akan diserahkan kembali sampai terjadi transisi yang tepat dan bijaksana di Venezuela, tanpa memberikan penjelasan lebih rinci.

Selain itu embargo AS terhadap minyak Venezuela tetap berlaku.

Setelah dibawa ke AS, lanjut Trump, Maduro bersama istrinya, Cilia Flores, akan dijatuhi berbagai dakwaan yakni terkait dengan narkoba dan senjata. Dia diperkirakan akan tiba di New York pada Sabtu malam waktu setempat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai AS-Iran Capai Kemajuan Perundingan Damai

57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.843 per Dolar AS

57 tahun lalu

Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS

57 tahun lalu

PM Inggris Keir Starmer Diisukan Akan Mundur, Ini Kata Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal