Aktivis Transgender Peru Lulusan Harvard Tewas di Bali, Kelompok LGBT Gelar Unjuk Rasa

Anton Suhartono
Rodrigo Ventosilla (Foto: Harvard Kennedy School)

"Ini tidak memiliki empati karena tidak mengakui bahwa seorang warga Peru tewas di tangan polisi negara lain," tuturnya.

Namun pengacara keluarga Rodrigo, Brenda Alvarez, mengatakan Kemlu Peru telah meminta maaf atas pernyataan itu dan akan meminta penyelidikan.

Belum diketahui kapan jenazah Rodrigo tiba di Peru.

Sementara itu Polda Bali menegaskan tak ada tanda-tanda kekerasan di balik kematian Rodrigo.

"Bapak Kapolda menyampaikan ketidakbenaran itu," kata Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, pada Kamis lalu.

Dia menegaskan, Polda Bali telah bekerja sesuai SOP dalam menangani kasus warga negara asing (WNA) tersebut. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kabar Duka, Musisi Bali Wahyu Indira Meninggal Dunia

57 tahun lalu

Bali Jadi Destinasi Favorit Wisatawan Prancis hingga Australia, Ini Faktanya!

57 tahun lalu

Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Melonjak, Wisatawan Malaysia Mendominasi!

57 tahun lalu

Anak Bupati di Riau yang Positif Ganja Diamankan Bersama Selebgram

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal