Akhirnya, Netanyahu Bilang ke Joe Biden Tak Akan Serang Fasilitas Nuklir Iran

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu dilaporkan telah memberi tahu Presiden AS Joe Biden soal rencana serangan balasan terhadap Iran (Foto: AP)

Jika Israel menyerang fasilias minyak Iran maka dampaknya membuat harga minyak melonjak, sehingga merugikan peluang capres Kamala Harris untuk memenangkan pilpres. Warga AS akan menyalahkan pemerintahan Biden jika harga bahan bakar minyak (BBM) naik, seperti pernah terjadi saat pandemi Covid-19.

Meski demikian, lanjut pejabat tersebut, Israel akan melancarkan serangan balasan ke Iran sebelum pilpres AS yang berlangsung pada 5 November. Tujuannya untuk menghilangkan persepsi bahwa Israel lemah.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergei Lavrov sebelumnya memperingatkan Israel untuk tidak menyerang fasilitas nuklir Iran. Alasannya, Badan Energi Atom Internasional (IAEA) selaku pengawas program nuklir Iran, tidak melihat tanda-tanda bahwa negara itu membuat senjata nuklir.

Oleh karena itu, Lavrov mengingatkan serangan terhadap fasilitas nuklir Iran merupakan bentuk provokasi serius.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump: Kami Bisa Tembak Iran Lagi!

57 tahun lalu

Israel Tolak Ikuti Kesepakatan Damai, Netanyahu Tegaskan Iran Tak Boleh Miliki Senjata Nuklir

57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?

57 tahun lalu

Dominasi Pizza Hut Memudar hingga Dilego Pemilik Rp47,8 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal