Akademi Polisi Kolombia Diserang, Pemberontak ELN Bertanggung Jawab

Anton Suhartono
Pasukan keamanan Kolombia berjaga di akademi kepolisian di Bogota pasca-serangan bom mobil (Foto: AFP)

Lebih lanjut ELN menyatakan, pasukan keamanan Kolombia mengebom sebuah kamp pada 25 Desember sehingga memengaruhi keluarga petani di dekatnya.

"Maka sangat tidak proporsional, ketika pemerintah menyerang, kami tidak menanggapinya untuk membela diri."

Sikap ELN itu didukung oleh juru runding gerilyawan di Havana, Kuba, Pablo Beltran.

"Tidak ada seorang pun yang bisa meminta kami untuk duduk santai jika kami diserang," kata Beltran, kepada AFP.

Serangan itu merupakan kemunduran besar bagi pembicaraan damai antara pemerintah dengan ELN yang sudah berlangsung dua tahun. Pembicaraan pertama diselenggarakan oleh Ekuador dan selanjutnya difasilitasi Kuba. Pembicaraan damai terhenti setelah pemerintahan Kuba diambil alih presiden dari sayap kanan Duque sejak Agustus 2018.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Heboh Penyiksaan Aktivis GSF, Presiden Kolombia Sebut Menteri Israel Ben Gvir Nazi

57 tahun lalu

Teror Maut Jelang Pemilu, 2 Juru Kampanye Capres di Kolombia Tewas Ditembak

57 tahun lalu

Presiden Kolombia Petro Tolak Mentah-Mentah Rencana AS Caplok Venezuela

57 tahun lalu

Polri: Waspada Penipuan Rekrutmen Akpol 2026, Tak Ada Jalur Khusus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal