Akademi Polisi Kolombia Diserang, Pemberontak ELN Bertanggung Jawab

Anton Suhartono
Pasukan keamanan Kolombia berjaga di akademi kepolisian di Bogota pasca-serangan bom mobil (Foto: AFP)

BOGOTA, iNews.id - Pemberontak berhaluan kiri Tentara Pembebasan Nasional (ELN) mengklaim bertanggung jawab atas serangan di Akademi KepolisianKolombia pada Kamis pekan lalu. Serangan bom mobil itu menewaskan 20 orang (sebelumnya disebutkan 21), termasuk pelaku.

Serangan tersebut sebagai pembalasan atas penolakan pemerintah Presiden Ivan Duque untuk menghormati gencatan senjata sepihak yang diumumkan oleh pemberontak selama Natal.

Dalam pernyataannya, ELN mengklaim serangannya sah karena memilih sasaran petugas keamanan bukan warga sipil.

"Operasi yang dilakukan terhadap instalasi dan pasukan ini sah menurut hukum perang. Tidak ada korban dari pihak selain tentara. Presiden tidak menghormati sikap perdamaiaan. Jawabannya malah menyerang kekuatan militer kami," bunyi pernyataan ELN, seperti dikutip dari AFP, Selasa (22/1/2019).

Akademi kepolisian, lanjut pernyataan itu, merupakan instalasi militer di mana para taruna mendapatkan pelatihan atau disiapkan untuk melakukan operasi intelijen dan operasi militer.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Heboh Penyiksaan Aktivis GSF, Presiden Kolombia Sebut Menteri Israel Ben Gvir Nazi

57 tahun lalu

Teror Maut Jelang Pemilu, 2 Juru Kampanye Capres di Kolombia Tewas Ditembak

57 tahun lalu

Presiden Kolombia Petro Tolak Mentah-Mentah Rencana AS Caplok Venezuela

57 tahun lalu

Polri: Waspada Penipuan Rekrutmen Akpol 2026, Tak Ada Jalur Khusus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal