85 Orang Tewas akibat Banjir dan Tanah Longsor di Filipina

Nathania Riris Michico
Tampak kondisi banjir yang melanda Kota Baao di Provinsi Camarines Sur. (Foto: Simvale Sayat/AFP/Getty Images)

MANILA, iNews.id - Tanah longsor dan banjir melanda Filipina tengah beberapa hari terakhir. Hingga kini, korban tewas mencapai 85 orang dan 20 lainnya masih hilang.

Para korban tewas itu termasuk anak-anak yang sebagian besar tewas saat rumah mereka roboh diterjang tanah longsor setelah beberapa hari hujan lebat di beberapa provinsi di Filipina tengah.

“Jika kami tidak menemukan korban hilang atau kami menemukan mereka dalam kondisi tewas, ada 105 korban tewas yang kami harap tidak akan terjadi,” tutur Direktur Eksekutif Badan Bencana Nasional Filipina, Ricardo Jalad, seperti dilaporkan Reuters, Kamis (3/1/2018).

Para pejabat menempatkan tiga provinsi dalam status bencana untuk memberi akses pada dana darurat.

Bicol yang memiliki populasi 5,8 juta jiwa menjadi kawasan terparah yang diterjang bencana, dengan 68 orang tewas akibat banjir dan tanah longsor. Kerusakan lahan pertanian di Bicol yang memproduksi beras dan jagung diperkirakan mengakibatkan kerugian hingga 6,5 juta dolar AS.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Buletin
5 jam lalu

Prabowo Disambut Meriah di Cebu Filipina, Diaspora Indonesia: Presiden Kita Mendunia

Nasional
5 jam lalu

RI-Filipina Sepakati Kerja Sama Nikel, Bisa Serap 180.600 Tenaga Kerja

Nasional
11 jam lalu

Presiden Prabowo Tiba di KTT ASEAN 2026, Naik Maung Garuda

Nasional
21 jam lalu

Diaspora RI di Filipina Antusias Sambut Prabowo: Senang Bisa Bertemu, Sangat Ramah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal