7 Fakta Kudeta Myanmar, dari Tuduhan Pemilu Curang sampai Ancaman Sanksi AS

Anton Suhartono
Militer Myanmar menjaga balai kota Yangon setelah mengambil alih kekuasaan dari Aung San Suu Kyi (Foto: Reuters)

5. Militer kuasai Naypyitaw dan Yangon

Militer Myanmar mengerahkan personel untuk menjaga dua kota penting yakni Ibu Kota Naypyitaw dan kota pusat perdagangan Yangon. Petugas menjaga obyek vital seperti kompleks parlemen, balai kota Yangon, stasiun televisi pemerintah, serta  tempat lain.

Akses komunikasi telepon dan internet sempat diputus pada Senin, namun kembali normal pada Selasa. Putusnya akses internet menyebabkan bank-bank tak bisa beroperasi.

Warga pada Selasa mendatangi bank-bank untuk mengambil uang tunak, khawatir kondisi semakin memanas yang memicu gejolak ekonomi negara yang sudah terpukul akibat pembatasan pandemi Covid-19.

6. Tokoh muslim Rohingya mengecam kudeta Aung San Suu Kyi

Pemimpin etnis Rohingya di pengungsian Bangladesh, Dil Mohammed, mengecam keras penggulingan Aung San Suu Kyi dari pemerintahan.

"Kami masyarakat Rohingya mengutuk keras upaya keji untuk membunuh demokrasi," kata Mohammed. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Markas Judol di Hayam Wuruk Pakai Pola Operasi ala Kamboja dan Myanmar

57 tahun lalu

Ngeri! Ledakan Dahsyat Tewaskan 55 Orang di Wilayah Kekuasaan Pemberontak Myanmar

57 tahun lalu

Kapal Tenggelam di Laut Andaman, 250 Pengungsi Muslim Rohingya Hilang

57 tahun lalu

Pemimpin Kudeta Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing Terpilih Jadi Presiden

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal