6.600 Terinfeksi Korona di Prancis, Presiden Macron: Kami Berperang Lawan Musuh Tak Terlihat

Nathania Riris Michico
Presiden Prancis Emmanuel Macron ketika berbicara dalam pidato yang disiarkan televisi kepada negara tentang wabah COVID-19, 16 Maret 2020, di Paris. (FOTO: Ludovic Marin / AFP)

"Kami tidak melawan tentara lain atau negara lain. Tapi musuh ada di sana: tidak terlihat, sulit dipahami, tetapi sedang membuat kemajuan."

Sekitar 100.000 polisi dikerahkan untuk menegakkan aturan itu, kata Menteri Dalam Negeri Christophe Castaner. Pos pemeriksaan akan didirikan secara nasional dan mereka yang keluar harus menjelaskan tujuan mereka dengan dokumen, termasuk pejalan kaki.

Macron mengatakan, tindakan lebih keras diperlukan setelah terlalu banyak orang mengabaikan peringatan sebelumnya dan berkumpul di taman serta sudut jalan selama akhir pekan, mempertaruhkan kesehatan mereka sendiri dan kesejahteraan orang lain.

Di Prancis, virus korona telah membunuh 148 orang dan menginfeksi lebih dari 6.600.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Istana Bantah Kabar Prabowo bakal ke Italia usai Kunjungi Prancis

57 tahun lalu

Presiden Prabowo Akhiri Kunjungan di Prancis, Bertolak ke Tanah Air

57 tahun lalu

Prabowo Dijamu Makan Malam di Istana Elysee Paris, Kenakan Anugerah dari Macron

57 tahun lalu

Prabowo Kenang Masa Muda di Paris: Saya Selalu ke Les Invalides

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal