Bar dan Kafe Masih Ramai Pengunjung, Prancis Desak Warga Tinggal di Rumah dan Tutup Semua Restoran

Nathania Riris Michico
Orang-orang berkumpul di teras kafe di Le Touquet. Prancis secara drastis meningkatkan langkah-langkahnya melawan penyebaran virus korona, mengumumkan penutupan semua tempat umum termasuk restoran dan kafe. (FOTO: Ludovic Marin / AFP)

PARIS, iNews.id - Prancis akan menutup toko-toko, restoran, dan fasilitas hiburan mulai Minggu (15/3/2020). Pemerintah negara itu juga meminta 67 juta penduduknya tinggal di rumah guna mencegah penyebaran virus korona.

Perdana Menteri Edouard Philippe mengatakan, pemerintah tidak memiliki pilihan lain. Otoritas kesehatan masyarakat menyebut 91 orang meninggal di Prancis dan hampir 4.500 kini terinfeksi.

"Saya memutuskan menutup semua lokasi yang tidak penting, terutama kafe, restoran, bioskop, klub malam, dan toko," katanya, seperti dilaporkan Reuters, Minggu (15/3/2020).

"Kita harus benar-benar membatasi gerakan kita."

Semua ditutup kecuali toko makanan, apotek, pom bensin, dan penjual tembakau.

Presiden Emmanuel Macron mengumumkan penutupan sekolah sejak Senin dan menyarankan orang-orang yang berusia di atas 70 tahun untuk tinggal di dalam rumah.

"Kami tidak mengharapkannya begitu cepat," kata Jason Holt (28) manajer di Cafe Montparnasse.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Raisa dan Chef Prancis Mathis Molinie Liburan Bareng di Jepang? Ini Faktanya!

57 tahun lalu

Prancis Terpanggang! Korban Tewas Gelombang Panas Tembus 1.000 Orang, 85% Lansia

57 tahun lalu

Pesawat Pengangkut Penerjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas

57 tahun lalu

Prancis Konfirmasi Kasus Ebola Pertama, Pasien Seorang Dokter!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal