Pelanggaran lebih lanjut termasuk penundaan dalam memberikan daftar 400 tahanan yang dijadwalkan untuk dibebaskan.
Sumber itu menambahkan, di antara pelanggaran utama, otoritas Israel membatasi masuknya truk tangki bahan bakar menjadi kurang dari 25 per hari, padahal dalam kesepakatan sebanyak 50 truk. Impor bahan bakar juga diblokir dan pasokan untuk tim pertahanan sipil dan kota ditahan.
Dari 200.000 tenda yang disepakati, hanya 53.147 yang telah memasuki Gaza dan tidak ada tempat penampungan prefabrikasi yang diizinkan masuk.
Israel juga memberlakukan pembatasan pada bantuan kemanusiaan Turki, melarang truk memasuki Gaza kecuali jika mereka melepas label yang menampilkan bendera Turki.
Israel tetap menutup Jalan Al Rashid melebihi batas waktu yang disepakati, mencegah pengoperasian pembangkit listrik Gaza, dan memblokir masuknya alat-alat berat untuk pemeliharaan infrastruktur.