5 Fakta Terbaru Gencatan Senjata Israel-Hamas: Para Menteri Radikal Tak Rela Perang Berhenti

Anton Suhartono
Fakta-fakta terbaru gencatan senjata Israel-Hamas, di antaranya para menteri sayap kanan jauh mengancam mundur memicu perpecahan di internal pemerintahan PM Benjamin Netanyahu (Foto: Times of Israel)

Dia mengklaim perang harus dilanjutkan demi melenyapkan Hamas. 

Selanjutnya giliran Menteri Urusan Diaspora dan Pemberantasan Antisemitisme Israel Amichai Chikli yang mengancam mundur. Dia menolak penarikan tentara Israel diri Koridor Philadelphi, jalur di perbatasan Gaza-Mesir yang membentang 14 km.

Netanyahu akan menggelar sidang kabinet pada Jumat untuk melakukan pemungutan suara guna menyetujui kesepakatan gencatan senjata tersebut. Sidang ditunda dari seharusnya pada Kamis kemarin.

4. Partai Netanyahu Likud Sebut Gencatan Senjata Bukan Akhir dari Perang Gaza

Partai berkuasa Israel yang dipimpin Perdana Menteri Netanyahu, Likud, membantah kesepakatan gencatan senjata merupakan akhir dari perang melawan Hamas di Gaza.

“Bertentangan dengan komentar (Menteri Keamanan Nasional) Ben Gvir, kesepakatan yang ada memungkinkan Israel untuk kembali berperang dengan jaminan Amerika," bunyi pernyataan.

5. Organiasi Islam Terbesar AS Puji Donald Trump

Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) memuji Donald Trump, presiden AS terpilih terkait kesepakatan gencatan senjata di Gaza. Padahal organisasi Islam terbesar di AS itu memiliki sejarah panjang dalam advokasi dan perlawanan hukum terhadap Trump.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Lebanon Rugi Rp72 Triliun akibat Serangan Israel sejak 2 Maret, Belum Termasuk Kerusakan Ekonomi

57 tahun lalu

Menhan Israel Ancam Bunuh Pemimpin Tertinggi Mojtaba saat Iran Gelar Pemakaman Ali Khamenei

57 tahun lalu

Hamas Bubarkan Pemerintahan Gaza di Tengah Proses Gencatan Senjata dengan Israel

57 tahun lalu

Ari Lasso Suarakan Kemerdekaan Palestina di Panggung Prambanan Jazz 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal