5 Fakta RS Indonesia di Gaza yang Terdampak Serangan Israel, Dibangun dari Donasi Rakyat RI

Maria Christina Malau
RS Indonesia di Gaza (RSI) kembali terdampak serangan militer Israel, Kamis (9/11/2023). (Foto: Reuters)

Biaya pembangunannya mencapai Rp30 miliar. Sementara bangunan pelengkap kompleks RSI menelan biaya sekitar Rp7,5 miliar dan untuk alat kesehatan serta peralatan lainnya sebesar Rp65 miliar.
 
Dikutip dari situs MER-C, pembangunan tahap pertama struktur RS Indonesia di Gaza selesai pada akhir April 2012. Pembangunan tahap 2 dimulai pada 1 November 2012 yang diawasi dan dikerjakan langsung oleh relawan Indonesia tergabung dalam Divisi Konstruksi MER-C. 

RS Indonesia di Gaza selesai dibangun pada 2015. Penyerahan secara simbolis rumah sakit Indonesia di Gaza dilakukan di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Sabtu (9/1/2016) malam oleh Wakil Presiden Indonesia yang saat itu dijabat Jusuf Kalla. Sementara Pemerintah Palestina diwakili oleh Menteri Kesehatan Palestina Jawad Awwad dan masyarakat Indonesia diwakili Presidium MER-C. 

JK saat itu menyampaikan, keberadaan rumah sakit tersebut menunjukkan besarnya perhatian masyarakat Indonesia untuk Palestina. RSI di Gaza akan menjadi tonggak yang diingat masyarakat dunia, khususnya Palestina. 

2. Tanah Wakaf dari Palestina

Tanah RS Indonesia di Gaza seluas 16.261 meter persegi merupakan wakaf dari pemerintah Palestina di Gaza. MER-C mendapat surat tanah wakaf untuk RSI dari PM Palestina Ismail Haniya pada 3 Mei 2009. 

Setelah data tanah lengkap dan seluruh disain RSI disetujui oleh Kemenkes Gaza, maka pada tanggal 2-3 Februari 2011 MER-C mengumumkan tender pembangunan tahap 1. Selanjutnya pada 28 April 2011, kontraktor First Company ditetapkan sebagai pemenang tender dan pembangunan RSI dimulai 14 Mei 2011.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Israel Akui Dibom Habis-habisan Iran: Belum Pernah Terjadi Sebelumnya

57 tahun lalu

Terbang ke Israel, Pesawat Komersial Polandia Kirim Sinyal Pembajakan

57 tahun lalu

Kendaraan Taktis Pasukan Perdamaian Internasional Tiba di Gaza, Personel Menyusul

57 tahun lalu

Israel Incar Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei, Siap Perang Lagi 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal