5 Fakta RS Indonesia di Gaza yang Terdampak Serangan Israel, Dibangun dari Donasi Rakyat RI

Maria Christina Malau
RS Indonesia di Gaza (RSI) kembali terdampak serangan militer Israel, Kamis (9/11/2023). (Foto: Reuters)

RS Indonesia di Gaza saat ini juga tidak bisa beroperasi lantaran kehabisan bahan bakar solar untuk menghidupkan listrik. Wilayah Gaza memang tak dialiri listrik sejak eskalasi perang Israel dan Hamas. 

"Kamis tanggal 9 November 2023 tersisa solar untuk RSI hanya 1.100 liter dan ini hanya cukup untuk satu hari saja," ujar Direktur RS Indonesia di Gaza dr Atef Al Kahlout.

Infografis RS Indonesia di Gaza Berhenti Beroperasi

RS Indonesia di Gaza menjadi salah satu yang diandalkan warga Palestina. Selain untuk berobat, RSI menjadi lokasi berlindung para pengungsi selama perang Israel dan Hamas. 

Sebelumnya, RS Indonesia di Gaza juga sudah beberapa kali terdampak serangan militer Israel hingga mengalami kerusakan. Berikut fakta-fakta RSI.

5 Fakta RS Indonesia di Gaza:

1. Sejarah RS Indonesia di Gaza, Dibangun 14 Mei 2011 

RS Indonesia di Gaza dibangun mulai 14 Mei 2011 dan mulai beroperasi 27 Desember 2015. Bangunan ini berada di atas tanah seluas 16.261 meter persegi yang berlokasi di Bayt Lahiya, Gaza Utara. 

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Israel Akui Dibom Habis-habisan Iran: Belum Pernah Terjadi Sebelumnya

57 tahun lalu

Terbang ke Israel, Pesawat Komersial Polandia Kirim Sinyal Pembajakan

57 tahun lalu

Kendaraan Taktis Pasukan Perdamaian Internasional Tiba di Gaza, Personel Menyusul

57 tahun lalu

Israel Incar Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei, Siap Perang Lagi 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal