Brigade Al-Quds Rilis Video 2 Tawanan Israel di Gaza, Siap Bebaskan Mereka jika Kondisi Mendukung

Ahmad Islamy Jamil
Tangkapan layar video seorang wanita tua dan seorang anak laki-laki Israel yang ditawan di Gaza oleh kelompok pejuang Palestina. (Foto: Telegram/Arab News)

GAZA, iNews.idBrigade al-Quds, sayap bersenjata kelompok Jihad IslamPalestina di Gaza, merilis sebuah video pada Kamis (9/11/2023). Video itu menunjukkan seorang wanita tua dan seorang anak laki-laki Israel yang termasuk di antara sekitar 240 tawanan yang ditangkap para pejuang Palestina saat melancarkan Operasi Banjir al-Aqsa pada 7 Oktober lalu.

Dikatakan bahwa Brigade al-Quds siap untuk melepaskan kedua tawanan itu karena alasan kemanusiaan dan medis, jika kondisi yang sesuai untuk pembebasan mereka telah terpenuhi. Akan tetapi, kelompok itu tidak memberikan perincian lebih lanjut terkait hal itu.

Sampai berita ini dibuat, Israel belum memberikan komentar. Namun, PM Israel Benjamin Netanyahu mengatakan, pihaknya belum menyepakati gencatan senjata apa pun di Gaza.

Pada 7 Oktober, para pejuang Palestina yang berbasis di Gaza menawan lebih dari 200 orang Israel dalam serangan terhadap sejumlah kota yang dikuasai zionis. Menurut militer Israel, sebanyak 1.400 warga Israel dan orang asing tewas akibat serangan tersebut.

Sebagian besar tawanan diyakini berada di tangan Hamas. Namun, kelompok Jihad Islam yang bersekutu dengan Hamas mengatakan sebelumnya bahwa mereka juga menawan setidaknya 30 orang.

Dalam video yang dirilis Brigade al-Quds, wanita lansia yang ditawan itu mengaku merindukan anak-anaknya. “Aku harap bisa bertemu dengan kalian minggu depan. Kami bahagia dan sehat dan kami ingin semua orang bahagia,” katanya sambil duduk di kursi roda.

Video tersebut adalah film ketiga tentang tawanan yang dibebaskan oleh para pejuang Gaza, yang sejauh ini telah membebaskan empat sandera. Adapun tawanan yang dibebaskan sebelum ini adalah sepasang perempuan lansia berusia 85 tahun yang dipulangkan ke Israel pada 23 Oktober.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump: Jika Bukan karena Saya, Israel Sudah Tak Ada saat Ini

57 tahun lalu

Sadis! Israel Bom Tenda Pengungsi Gaza, 6 Orang Tewas 10 Luka termasuk Anak-Anak

57 tahun lalu

Biadab! Tentara Israel Bunuh Bayi Palestina Umur 7 Bulan di Tepi Barat

57 tahun lalu

Irlandia Hukum Menteri Israel Ben Gvir dan Smotrich Buntut Penyiksaan Aktivis GSF

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal