Otoritas lembaga pemasyarakatan Ekuador menyatakan, 37 narapidana yang tewas berada di Kota Guayaquil, 34 di penjara Kota Cuenca, dan delapan di Latacunga, seperti dikutip dari Associated Press, Kamis (25/2/2021).
Para pejabat mengatakan, narapidana melakukan pembunuhan secara biadab, bahkan memutilasi jasad musuhnya. Kerusuhan berlanjut pada Rabu (24/2/2021), meski polisi telah memberikan peringatan keras.
2. Kerusuhan di Dua Penjara pada Juli 2021, 22 Napi Tewas
Kerusuhan dalam penjara ini terjadi di dua lokasi yakni Provinsi Guayas dan Provinsi Cotopaxi. Ada 22 narapidana tewas dalam kerusuhan antargeng tersebut.
Presiden Guillermo Lasso, mengumumkan keadaan darurat pada sistem lembaga pemayarakatan negara itu.
"Saya ingin mengatakan kepada para mafia yang berusaha mengancam negara ini bahwa mereka keliru jika berpikir pemerintah akan bertindak lemah sama seperti sebelumnya," katanya dalam pidato, dikutip dari Reuters, Jumat (23/7/2021).