479 Orang Asing Ucapkan Ikrar sebagai Warga Negara Baru Singapura

Ahmad Islamy Jamil
Penampakan siluet seseorang tengah membentangkan bendera nasional Singapura (ilustrasi). (Foto: Reuters)

Menteri Perdagangan dan Industri Singapura, Gan Kim Yong mengatakan, negaranya selalu terbuka untuk dunia. Keterbukaan itu  tidak hanya berlaku untuk arus barang dan jasa, melainkan juga untuk manusia dan berbagai pemikiran atau gagasan.

“Multikulturalisme dan multirasialisme kita adalah yang memberi makna kita sebagai masyarakat dan menjadikan kita Singapura yang unik,” ucap Gan. 

“Hari ini, kami di sini untuk menyambut Anda menjadi bagian dari keluarga Singapura. Seperti nenek moyang kami beberapa dekade yang lalu, Anda membawa serta ide, jaringan, dan keterampilan baru. Anda membawa serta tekad dan keinginan untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi keluarga Anda,” ujarnya.

Acara tahun ini dibuka dengan penampilan musik oleh Keat Hong Chinese Orchestra, sebuah kelompok budaya yang berada di bawah pengelolaan Chua Chu Kang Community Club. Acara ditutup dengan pembacaan ikrar atau sumpah kewarganegaraan dan menyanyikan lagu kebangsaan Singapura.

Upacara Kewarganegaraan Nasional pertama kali diadakan Singapura pada 2007. Tujuannya adalah untuk memperingati pentingnya kewarganegaraan, di samping berfungsi sebagai kesempatan untuk secara resmi menyambut warga negara baru ke dalam “keluarga” Singapura.

Kementerian Kebudayaan, Komunitas, dan Pemuda Singapura menyatakan, ada sekitar 23.100 orang menerima kewarganegaraan Singapura pada 2022. Permohonan untuk menjadi warga negara Singapura terbuka bagi mereka yang telah menjadi penduduk tetap Singapura setidaknya selama dua tahun dan berusia 21 tahun ke atas.

Otoritas Imigrasi dan Pos Pemeriksaan Perbatasan Singapura mengungkapkan, ada beberapa faktor yang diperhitungkan dalam menilai seorang pelamar layak atau tidak menjadi warga negara Singapura. Beberapa di antaranya yaitu adanya ikatan keluarga orang yang bersangkutan dengan warga Singapura; kontribusi ekonomi bagi negara; kualifikasi dan lama tinggal orang itu di Singapura.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kronologi WN Korsel Ditemukan Tewas di Tambun Bekasi, Badan Penuh Luka

57 tahun lalu

Pidato di Singapura, AHY: Infrastruktur adalah Kunci Masa Depan Keberlanjutan

57 tahun lalu

Menlu Singapura Ajak RI-Malaysia Perbarui Kerja Sama Sijori, Dongkrak Investasi Kawasan

57 tahun lalu

Menlu Singapura Apresiasi Respons Cepat RI Evakuasi Warganya dari Erupsi Gunung Dukono

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal