JAKARTA, iNews.id -Ternyata ada sejumlah negara yang asetnya disita China karena tidak bisa bayar utang. Negara-negara tersebut disebut masuk dalam rencana “jebakan utang China”.
Sebagai informasi, China merupakan salah satu kreditur tunggal terbesar di dunia. Negeri Tirai Bambu ini pun menerima banyak kritik lantaran praktik pinjamannya ke negara lain yang justru membuat negara-negara tersebut kesusahan membayar utangnya.
Bahkan, tak sedikit negara yang terpaksa menyerahkan sejumlah asetnya kepada China sebagai ganti atas utang yang tidak terbayarkan.
Lantas, negara mana saja yang asetnya disita China karena tak mampu bayar utang? Simak ulasan iNews.id berikut ini.
China disebut sebagai negara pemberi pinjaman terbesar ke Sri Lanka dengan total nilai USD 8 miliar atau sekitar Rp118,4 triliun. Jumlah ini merupakan seperenam dari total utang luar negeri Sri Lanka sebesar USD 45 miliar pada April 2022.
Negara yang tengah mengalami krisis ekonomi dan politik ini banyak meminjam uang dari China untuk membangun sejumlah infrastruktur. Namun, proyek tersebut justru dianggap tidak memberi manfaat.