2 Situs Kuno Suku Aborigin Berusia 7.000 Tahun Ditemukan di Dasar Laut Australia

Antara
Ilustrasi masyarakat Suku Aborigin di Australia. (Foto: AFP)

Para penyelam menemukan alat potong, mesin penggiling, dan palu batu yang berusia ribuan tahun, kata seorang arkeolog, Jonathan Benjamin, ketua peneliti. “Kalian dapat membayangkan kembali kegiatan masyarakat saat itu dan bagaimana mereka menjalankan aktivitas ekonominya,” kata Benjamin.

Para peneliti masih mempelajari usia pasti artefak tersebut. Sejauh ini, hasil pemeriksaan radiokarbon dan analisis perubahan kedalaman laut menunjukkan situs itu kemungkinan berumur sekitar 7.000 tahun.

Benjamin mengatakan, sebagian besar artefak masih berada di dasar laut. Beberapa yang dibawa ke daratan telah difoto untuk penelitian lebih lanjut dan diserahkan ke pemilik lahan dari masyarakat adat, yaitu Murujuga Aboriginal Corporation.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
12 jam lalu

Presiden Israel Datang ke Australia, Ribuan Demonstran Bentrok dengan Polisi

Nasional
4 hari lalu

PM Albanese Pulang ke Australia usai Teken Traktat Keamanan Bersama

Nasional
4 hari lalu

RI-Australia Teken Traktat Keamanan, Menlu Sugiono: Bukan Pakta Militer

Nasional
4 hari lalu

Teken Perjanjian Keamanan, PM Albanese Tawarkan Perwira TNI Tugas di Militer Australia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal