Sebagai tindak lanjut, unit-unit Garda Nasional dari beberapa negara bagian dikirim ke berbagai penjuru Washington DC. Dua personel Garda Nasional yang ditembak tersebut berasal dari Virginia Barat.
Pemerintah federal menyebut langkah ini diperlukan untuk memerangi kriminalitas, meski para pejabat lokal dan kelompok hak sipil menilai kebijakan tersebut tidak berdasar karena data menunjukkan tingkat kejahatan tidak meningkat.
Menuai Kritik Tajam dari Pejabat Kota dan Aktivis
Kebijakan Trump langsung memicu gelombang kritik. Pemerintah Kota Washington DC menilai langkah tersebut melemahkan otonomi daerah, sementara kelompok hak-hak sipil menyebut pengerahan pasukan sebagai upaya militerisasi ruang publik.
Pengerahan Garda Nasional itu kini menjadi sorotan baru setelah dua personelnya ditembak di dekat Gedung Putih.
Vance menyebut insiden ini sebagai pengingat akan risiko tinggi yang dihadapi para personel militer.