2 Hakim Perempuan Afghanistan Ditembak Mati

Anton Suhartono
Dua hakim perempuan Afghanistan ditembak mati orang tak dikenal di Kabul (Foto: Reuters)

Taliban membantah terlibat dalam beberapa serangan di Afghanistan, namun menegaskan para pejuangnya akan terus melenyapkan tokoh-tokoh penting pemerintah.

Meningkatnya kekerasan memperumit pembicaraan damai antara Taiban dan pemerintah yang ditengahi Amerika Serikat.

Sumber di kedua pihak mengatakan, negosiasi mungkin menghasilkan kemajuan penting setelah presiden AS terpilih Joe Biden menjabat dan mengumumkan kebijakan terbarunya terhadap Afghanistan.

AS mengurangi jumlah pasukan di Afghanistan menjadi 2.500 personel, level terendah sejak negara itu pertama kali masuk pada 2001 atau pascaserangan 11 September.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone, Paksa Kapal Perang AS Mundur dari Teluk Oman

57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Trump Jagokan Wapres JD Vance-Menlu Rubio Maju Pilpres AS 2028: Mereka Tak Terkalahkan!

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal