15 Negara Bagian AS Gugat Trump gara-gara Vaksin Anak Dipangkas

Anton Suhartono
15 negara bagian AS menggugat pemerintahan Presiden Donald Trump terkait pengurangan pasokan vaksin anak (Foto: AP)

LOS ANGELES, iNews.id - Sebanyak 15 negara bagian Amerika Serikat (AS) yang dikuasai Partai Demokrat menggugat pemerintahan Presiden Donald Trump terkait pengurangan jumlah pasokan vaksin untuk anak-anak. Keputusan tersebut dianggap bertentangan dengan sains.

Melalui perubahan aturan yang diumumkan Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS pada Januari itu, pemerintah federal tidak lagi merekomendasikan setiap anak mendapat imunisasi untuk mencegah beberapa penyakit, di antaranya rotavirus, influenza, dan Covid-19.

Sebagai perubahan, tujuh vaksin hanya direkomendasikan untuk anak-anak berisiko tinggi. Langkah tersebut membatalkan rekomendasi kalangan ilmiah yang bertujuan menekan penyakit dengan imunisasi rutin.

“Menteri RFK Jr (Robert F Kennedy) dan CDC (Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit) mengabaikan penelitian ilmiah selama beberapa dekade, mengabaikan (saran) para pakar medis kredibel, serta mengancam akan membebani sumber daya negara bagian dan membuat anak-anak AS lebih rentan menderita penyakit,” kata Jaksa Agung California Rob Bonta, yang memimpin gugatan tersebut, dikutip dari Reuters, Rabu (25/2/2026).

Vaksin lain yang dicabut status rekomendasi penggunaanya untuk anak-anak adalah hepatitis A, meningokokus, virus sinsitial pernapasan (RSV), dan virus hepatitis B.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS dan Iran Kembali Saling Serang, Gencatan Senjata di Ujung Tanduk

57 tahun lalu

Iran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone, Paksa Kapal Perang AS Mundur dari Teluk Oman

57 tahun lalu

Donald Trump Buka Peluang Bertemu Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal