NEW YORK, iNews.id - Mayoritas besar negara anggota PBB memberikan dukungan kepada Presiden PalestinaMahmoud Abbas untuk memberikan pidato di Sidang Majelis Umum PBB ke-80, meski Amerika Serikat (AS) melarangnya.
Dalam pemungutan suara Majelis Umum PBB, Jumat (19/9/2025), sebanyak 145 negara mendukung resolusi yang memungkinkan Abbas menyampaikan pidatonya secara virtual.
Hanya lima negara yang menolak, sementara enam lainnya memilih abstain. Keputusan itu menjadi sinyal kuat bahwa isu Palestina masih mendapat simpati luas di dunia internasional, sekaligus memperlihatkan posisi AS yang makin terisolasi dalam diplomasi PBB.
Diplomasi Virtual Jadi Jalan Keluar
Lewat resolusi baru, Abbas tetap bisa memberikan pidato di forum internasional melalui video. Dia juga dijadwalkan hadir secara virtual pada pertemuan puncak Solusi Dua Negara yang digelar Prancis dan Arab Saudi pada 22 September mendatang.
Pertemuan itu diharapkan menjadi momentum baru untuk mendorong lebih banyak negara mengakui kemerdekaan Palestina.