140 Kepala Negara dan Menteri Dunia Sampaikan Pidato di Majelis Umum PBB, Bahas Covid-19

Anton Suhartono
14o kepala negara dan menteri dunia akan berpidato di sesi khusus Majelis Umum PBB membahas respons Covid-19 (Foto: AP)

Sesi khusus Majelis Umum PBB akan berlangsung 2 hari namun tidak akan ada pengumumpulan dana untuk pengadaan vaksin atau tindakan politik apa pun. Pertemuan tersebut juga tidak akan diakhiri dengan deklarasi bersama, melainkan dokumen ringkasan yang disampaikan Bozkir.

"Poin sebenarnya dari sesi khusus ini adalah menggalang tindakan nyata, sebagai tanggapan kita terhadap Covid-19 secara multilateral dan kolektif," kata Juru Bicara Majelis Umum PBB, Brenden Varma.

Dia menambahkan, saat ini ada banyak tanggapan terhadap pandemi, namun yang dibutuhkan adalah menyatukan semua negara, PBB, sektor swasta, serta produsen vaksin.

Para pemimpin dan menteri dari lebih 140 negara akan menyampaikan pidato yang direkam sebelumnya setelah pembukaan di Majelis Umum termasuk pidato oleh Bozkir dan Guterres.

Di antara para pemimpin yang dijadwalkan menyampaikan pidato adalah Presiden Prancis Emmanuel Macron, Kanselir Jerman Angela Merkel, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga, Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa, dan kepala Uni Eropa Charles Michel. Sementara Amerika Serikat akan diwakili Menteri Kesehatan Alex Azar.

Sementara pertemuan Jumat akan fokus pada tiga panel, pertama membahas tanggapan PBB terhadap Covid-19, kedua tentang vaksin yakni menghadirkan perwakilan produsen Pfizer-BioNTech dan Universitas Oxford-AstraZeneca, serta ACT-Accelerator dari Organisasi Kesehatan Dunia., dan ketiga membahas pemulihan dari Covid-19.

Bos WHOTedros Adhanom Ghebreyesus akan berpartisipasi dalam ketiga panel tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

1.300 Orang Meninggal Dunia Imbas Gelombang Panas di Eropa, Prancis Terpanggang!

57 tahun lalu

Prancis Terpanggang! Korban Tewas Gelombang Panas Tembus 1.000 Orang, 85% Lansia

57 tahun lalu

1.000 Orang Lebih Terinfeksi Ebola dalam Sebulan, Ratusan Pasien Meninggal Dunia

57 tahun lalu

Dharma Pongrekun Minta MK Tinjau Ulang UU Kesehatan, Kedaulatan Bangsa Jadi Alasannya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal