10 Negara Paling Rasis di Dunia, Amerika yang Terparah?

Rilo Pambudi
Daftar negara paling rasis di dunia (Foto: Foto oleh Ketut Subiyanto/Pexels)

7. Sri Lanka

Isu rasisme tampaknya masih menjadi PR besar untuk pemerintah Sri Lanka. Meski konstitusi Sri Lanka menjamin hak asasi manusia bagi semua warganya. Namun, catatan hak asasi negara itu telah menerima banyak kritik internasional.

Perang yang terjadi selama puluhan tahun hingga 2009 bahkan masih menyisakan konflik antara masyarakat Sinhala dengan kaum minoritas tamil dan muslim. Baru-baru ini pada Desember 2020, para kritikus menuding bahwa pemerintah dan media negara itu telah memprofilkan komunitas Muslim sebagai pihak yang bertanggung jawab atas pandemi COVID-19.

8. Arab Saudi

Diskriminasi rasial adalah sesuatu yang ilegal di Arab Saudi. Namun laporan Departemen Luar Negeri AS menuding bahwa kasus diskriminasi terhadap minoritas nasional, ras dan etnis masih terjadi di negara tersebut. Banyak kasus diskriminasi dan pelanggaran HAM yang menimpa para pekerja migran di negara itu, termasuk dari Indonesia.

9. Serbia

Sama seperti Slovakia, negara Serbia juga menjadi negara yang masih berjuang menghadapi isu rasial yang tak berkesudahan. Khususnya terkait rasisme terhadap orang orang Roma

10. Qatar

Kasus rasisme yang terjadi di Qatar  boleh dibilang mirip dengan UEA dan Saudi Arabia. Tindak kekerasan dan ketidakadilan terhadap pekerja migran sering terjadi dan terus menjadi sorotan di sana. The Guardian melaporkan bahwa lebih dari 6.500 pekerja migran tewas saat membangun fasilitas untuk Piala Dunia 2022 sejak Qatar memenangkan hak untuk menggelar kompetisi.

Contoh lain adalah kasus Ranti, TKW asal Indramayu yang tertahan selama 13 tahun di Qatar lantaran tidak bisa pulang dan tidak digaji oleh majikannya di Qatar. Selain itu masih banyak kasus-kasus pelanggaran HAM yang lain.

Itulah 10 negara paling rasis di dunia berdasarkan survey US News and World Report, BAV Group, dan Wharton School of the University of Pennsylvania. Laporan tersebut juga tercatat sebagai salah satu survei di World Population Review terkait negara dengan rasisme terbesar.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Sebut Aset Iran Akan Dikendalikan AS, Ini Respons Keras Teheran

57 tahun lalu

Trump Klaim Iran Setuju Fasilitas Nuklirnya Diperiksa

57 tahun lalu

Iran Beberkan Alasan Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Singgung Trump

57 tahun lalu

Masih Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.859 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal