Hasan juga mengingatkan pentingnya kepedulian antarsesama jemaah selama pelaksanaan ibadah haji, terutama terhadap jemaah lanjut usia, penyandang disabilitas, perempuan dan jemaah dengan kondisi kesehatan tertentu.
Jemaah maupun petugas diminta lebih peka apabila menemukan jemaah berjalan sendiri, terlihat kebingungan, kelelahan atau terpisah dari rombongan.
“Bila melihat jemaah berjalan sendirian, tampak kebingungan, kelelahan, atau terpisah dari rombongan, segera sapa dan tanyakan kondisinya. Jika jemaah tersebut tidak mengetahui arah tujuan atau membutuhkan bantuan, antarkan ke petugas terdekat, pos layanan, atau laporkan kepada petugas sektor dan kloter,” imbaunya.
Hasan menegaskan, jemaah yang membutuhkan perhatian khusus sebaiknya tidak berjalan sendiri tanpa pendampingan guna mencegah risiko tersesat atau terpisah dari rombongan.
“Jangan biarkan jemaah berjalan sendiri tanpa pendampingan. Kepedulian Bapak dan Ibu sekalian sangat penting untuk mengurangi kemungkinan jemaah tersesat atau terpisah dari rombongannya,” katanya.