"Jadi, ada agama jadi nista gara-gara tulisan judul? Ada agama jadi hina, jadi nista cuma gara-gara judul video. Judul yang lebih hebat, si judul video ini bisa membuat agama jadi nista. Cuma gara-gara judul suatu agama jadi nista?" katanya.
"Makanya, saya katakan, orang-orang seperti ini perlu dicek IQ-nya. Jangan-jangan IQ-nya lebih rendah dari gorila. Rata-rata orang Indonesia IQ-nya 78, jangan-jangan orang kayak gini IQ-nya lebih rendah dari simpanse atau gorila," tambah Donald Frans.
Ia pun memakai dalih kebebasan berpendapat untuk membalas komentar para netizen yang menuduhnya menghina Nabi Muhammad dan agama Islam.
"Anda mengerti UUD 1945 gak? Setiap warga negara berhak mengeluarkan pendapat. Pendapat setiap warga Republik Indonesia itu dilindungi oleh negara. MUI saja bebas berpendapat gak pernah dilaporkan polisi padahal pendapatnya ngawur-ngawur, (misalnya) Umat Muslim dilarang memberi salam lintas agama. Itu bertentangan dengan Al-Qur'an, bertentangan dengan ajaran Nabi Muhammad," ungkapnya.