Frans Donald dalam pernyataannya juga menyebut bahwa dirinya pada 2007 pernah bertemu dengan Prof Sumanto Al Qurtuby di Kota Batang, Jawa Tengah.
Dalam pertemuan itu, Prof Sumanto yang kala itu menjabat sebagai Ketua Nahdlatul Ulama Amerika-Kanada, menurut Frans, mengatakan kepadanya, "Patut diduga kuat bahwa sesungguhnya Nabi Muhammad adalah tokoh fiktif."
Dari pernyataan itu, Frans diduga meyakini bahwa Nabi Muhammad adalah tokoh hasil imajinasi khayalan, tokoh imajiner yang dibuat oleh orang-orang di Tanah Arab pada tahun-tahun 800, 900, atau sekitar 1000.
Tak hanya mengandalkan pernyataan diduga disampaikan oleh Prof Sumanto, Frans Donald juga menggunakan video yang dibuat oleh Cakra Meudonya yang menurut informasi dari Frans adalah pria asal Aceh yang telah murtad alias keluar dari agama Islam.
Dalam pernyataannya, Cakra menyampaikan informasi bahwa Nabi Muhammad adalah tokoh fiktif. Ini senada dengan informasi awal yang ingin disampaikan oleh Frans Donald.