"Pertandingan hari ini bukan pertandingan otot tapi pertandingan otak, bukan salah benar, tapi etika," ungkap Farhat Abbas.
"Saya mau mengatakan, masalah di sini bukan menggunakan body, pistol, atau senjata. Bukan juga dengan cara mempermalukan orang mengetuk rumah orang dengan cara yang tidak benar, kami tempuh secara hukum," tambahnya.
Krisna Murti selaku kuasa hukum Farhat Abbas pun menjelaskan bahwa kata 'hajar' yang sempat diucapkan Farhat kepada Densu melalui media sosial bukan seperti yang dipikirkan oleh Densu.
Sebelumnya, saat Densu mendatangi rumahnya, Farhat beralasan bahwa kata hajar itu bukan berarti dia ingin benar-benar memukul Denny Sumargo, melainkan singkatan dari hukum jamin rakyat.
Farhat tidak bermaksud mengancam untuk menghajar Denny. Krisna pun merasa Denny semakin memperkeruh suasana dengan terus menyerang Farhat.