Karina Ranau Trauma Berat usai Dianiaya di Warung, Takut Jalan Sendiri Terbayang Wajah Pelaku

Ravie Wardhani
Karina Ranau mengaku masih mengalami trauma berat setelah menjadi korban dugaan penganiayaan seorang pria di warung miliknya. (Foto: Ravie Wardhani)

Trauma tersebut juga berdampak pada aktivitasnya dalam mengelola usaha kuliner. Jika sebelumnya Karina rutin datang ke warung sejak pagi, kini dia baru berani datang menjelang siang karena masih berusaha mengatasi rasa takut.

"Biasanya saya ke warung setelah kejadian itu pagi jam 6 kadang jam 7, ini saya agak siang jam 12 kadang jam 1 masih apa ya mencoba mencerna kejadian itu, takut," ujarnya.

Karina mengaku sempat berencana menemui psikolog untuk mendapatkan pendampingan. Namun, untuk saat ini masih mencoba menguatkan, mengingat sebelumnya juga pernah menjalani terapi psikologis setelah kepergian sang suami.

"Tadinya saya sempat mau ke psikolog cuma saya masih mengerem diri karena pada saat almarhum suami meninggal saya pernah ke psikolog juga untuk bangkit dan sembuh dan saya sudah sembuh. Saya menghindari itu, tapi jika memang nantinya saya perlukan mungkin saya akan pergi ke sana," katanya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terduga Pelaku Penganiayaan Karina Ranau Tak Ditahan, Polisi Wajibkan Lapor 2 Kali Sepekan

57 tahun lalu

Karina Ranau Datangi Polsek Pancoran Tanyakan Lanjutan Kasus Penganiayaan

57 tahun lalu

Hotman Galang Donasi untuk Korban Penganiayaan Polisi di Tegal, Ajak Pejabat Polri Menyumbang

57 tahun lalu

Korban Pemotor Ninja di Jagakarsa Alami Memar di Rahang usai Dipukul Berkali-kali

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal