Sejarah Idul Adha dan Makna Berkurban untuk Umat Muslim

Rilo Pambudi
Sejarah Idul Adha. Satuan Brimob Polda Sumatera Utara mengurbankan puluhan ekor hewan pada hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah yang disembelih di Lapangan Mako Brimob, Jalan KH Wahid Hasyim Medan, Jumat (31/7/2020).

Sebagaimana hadits berikut ini:

“Berkata kepada kami Muhammad bin Khalaf Al ‘Asqalani, berkata kepada kami Adam bin Abu Iyas, berkata kepada kami Sullam bin Miskin, berkata kepada kami ‘Aidzullah, dari Abu Daud, dari Zaid bin Arqam, dia berkata: berkata para sahabat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam: “Wahai Rasulullah, hewan qurban apa ini?” Beliau bersabda: “Ini adalah sunah bapak kalian, Ibrahim.” Mereka berkata: “Lalu pada hewan tersebut, kami dapat apa wahai Rasulullah?” Beliau bersabda: “Pada setiap bulu ada satu kebaikan.” Mereka berkata: “Bagaimana dengan shuf (bulu domba)?” Beliau bersabda: “Pada setiap bulu shuf ada satu kebaikan.” [HR. Riwayat Ibnu Majah dalam Sunannya No. 3127]

Itulah 3 makna qurban Idul Adha bagi umat islam. Dalam interpretasi dan prakteknya, tiga hal tersebut bisa memiliki makna yang lebih mendalam dan erat kaitannya dengan peningkatan kualitas diri dan akhlak terpuji seorang muslim. Wallahualam bisawab

Demikian, sejarah idul adha dan makna di balik berkurban. Wallahu a’lam.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Masjid Dekat Rumah Amien Rais Dapat Sapi Kurban 1,1 Ton Bertuliskan TIW, Siapa Pengirimnya?

57 tahun lalu

Hari Tasyrik Sampai Kapan? Ini Amalan dan Larangannya bagi Umat Islam

57 tahun lalu

Horor! Kerbau Kurban Ngamuk, Seruduk Warga hingga Tewas

57 tahun lalu

Putin Ucapkan Selamat Idul Adha, Puji Peran Umat Islam bagi Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal