Sejarah Idul Adha dan Makna Berkurban untuk Umat Muslim

Rilo Pambudi
Sejarah Idul Adha. Satuan Brimob Polda Sumatera Utara mengurbankan puluhan ekor hewan pada hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah yang disembelih di Lapangan Mako Brimob, Jalan KH Wahid Hasyim Medan, Jumat (31/7/2020).

JAKARTA, iNews.id - Sejarah Idul Adha dan makna berqurban menjadi pengetahuan yang patut diketahui setiap Muslim. Idul Adha merupakan salah satu hari besar umat Islam yang senantiasa dinantikan setiap tahunnya.

Tahun ini, Idul Adha 1444 H diperkirakan akan jatuh pada 29 Juni 2023. Perayaan Idul Adha selalu identik dengan prosesi berkurban.

Namun, umat Muslim perlu tahu bahwa perayaan Idul Adha memiliki sejarah yang panjang dan penuh makna. Perintah berqurban di Hari Raya Idul Adha tentu bukan serta merta tanpa maksud.

Ada hikmah mendalam di balik sejarah dirayakannya Idul Adha bagi seluruh umat Muslim di dunia. Berikut adalah ulasannya yang dirangkum iNews.id, Rabu (10/5/2023).

Sejarah Idul Adha dan Makna Berkurban

Sebagaimana diketahui, Idul Adha juga bisa disebut sebagai Hari Raya Haji atau Lebaran Haji. Perayaan ini erat kaitannya dengan peristiwa penting yang dialami oleh Nabi Ibrahim dan putranya, Ismail.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Masjid Dekat Rumah Amien Rais Dapat Sapi Kurban 1,1 Ton Bertuliskan TIW, Siapa Pengirimnya?

57 tahun lalu

Horor! Kerbau Kurban Ngamuk, Seruduk Warga hingga Tewas

57 tahun lalu

Putin Ucapkan Selamat Idul Adha, Puji Peran Umat Islam bagi Rusia

57 tahun lalu

Larangan Hari Tasyrik dan Amalan Setelah Idul Adha bagi Umat Islam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal